Nasib Apes Remaja di Sukoharjo, Digigit Anak Kobra Saat Membuka Paket Belanja Online

Avatar of lpkpkntb
Nasib Apes Remaja di Sukoharjo, Digigit Anak Kobra Saat Membuka Paket Belanja Online
Photo: screenshot tiktok. Nasib Apes Remaja di Sukoharjo, Digigit Anak Kobra Saat Membuka Paket Belanja Online

lpkpkntb.com. – Apes Remaja di sukoharjo Ungkapan bahwa musibah datang tanpa peringatan seolah benar-benar dialami Sakinah Al Janah (15), seorang remaja yatim asal Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Remaja perempuan itu harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Ir Soekarno Sukoharjo setelah digigit anak ular kobra yang diduga berada di dalam paket belanja online yang diterimanya.

Apes di alami tersebut Peristiwa mengejutkan tersebut terjadi pada Senin (26/1/2026) siang. Saat itu, Sakinah menerima kiriman paket berupa karpet yang dipesan secara daring. Tidak ada kecurigaan apa pun ketika paket tiba di rumah. Namun, siapa sangka, dari paket itulah muncul ular berbisa yang membuat korban harus mendapatkan penanganan medis serius.

BACA:🐍 Digigit Ular di Hotel Mewah Lombok, Wisatawan Asal Mesir Gugat Rp28,4 Miliar!

Kakak korban, Devia Khaerunnisa, menuturkan kronologi kejadian bermula ketika adiknya membuka paket seperti biasanya. Karena karpet berukuran panjang, kemasan dibuka dengan cara ditarik dari bagian atas. Setelah karpet berhasil dikeluarkan, tidak terlihat benda mencurigakan di dalamnya.

“Karpetnya sudah keluar semua dan kelihatan bersih, tidak ada apa-apa. Bungkus plastiknya lalu dibuang ke tempat sampah,” ujar Devia saat ditemui di Sukoharjo, Kamis (29/1/2026).

Namun, tak lama berselang setelah plastik kemasan dibuang, situasi berubah mencekam. Dari dalam bungkus plastik tersebut tiba-tiba muncul seekor anak ular kobra. Tanpa sempat menghindar, ular itu langsung menyerang dan menggigit tangan kiri Sakinah, tepat di bawah siku.

“Adik saya refleks kaget. Ularnya langsung menggigit tangan kiri. Saat itu adik saya langsung lemas,” jelas Devia.

Korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke RS Ir Soekarno Sukoharjo. Pihak rumah sakit menyatakan korban harus menjalani perawatan intensif karena gigitan ular berbisa. Selain mendapatkan penanganan medis khusus, korban juga direncanakan menjalani tindakan operasi untuk mencegah dampak lanjutan dari racun ular.

Kondisi korban hingga Kamis sore masih dalam pengawasan ketat tim medis. Keluarga menyebutkan biaya pengobatan sementara ditanggung menggunakan dana umum karena keterbatasan ekonomi keluarga. Sakinah diketahui merupakan anak yatim yang tinggal bersama kakaknya.

Terkait asal-usul ular kobra tersebut, keluarga mengaku masih belum mengetahui secara pasti. Devia menyebut, paket yang diterima saat itu dalam kondisi plastik pembungkus sudah terbuka. Hal tersebut menimbulkan tanda tanya besar mengenai dari mana ular tersebut berasal.

“Kami tidak tahu ularnya dari penjual atau dari pihak ekspedisi. Yang jelas, saat paket diterima, plastiknya memang sudah terbuka,” kata Devia.

Ia juga menegaskan bahwa keluarga tidak berniat menuntut pihak mana pun atas kejadian tersebut. Namun, keluarga berharap ada perhatian dan evaluasi dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami tidak menuntut apa-apa. Hanya berharap ini jadi perhatian bersama, terutama soal keamanan pengiriman barang,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari komunitas reptil, ular yang menggigit korban diduga merupakan anakan kobra Jawa, salah satu jenis ular berbisa yang cukup berbahaya meski masih berukuran kecil. Racun kobra tetap berpotensi memicu komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan cepat.

Kasus ini pun menyita perhatian publik dan menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian saat menerima paket, terutama jika kemasan sudah dalam kondisi rusak atau terbuka. Hingga kini, asal muasal ular dalam paket belanja online tersebut masih menjadi misteri.