lpkpkntb.com – Ormas Sasaka Nusantara NTB Segera Laporkan Pemkab Loteng dan PU Atas Indikasi KKN Dalam Pembangunan Gedung Kantor Bupati Lombok Tengah.
Tindakan Pemerintah Lombok Tengah yang Melaporkan Masyarakat Lombok Tengah Bagian Selatan atas Kerusakan Gerbang Utama Kantor Bupati Lombok Tengah adalah Sikap Arogansi yang Tidak Pantas Dilakukan Oleh Pemerintah atau Pejabat Pemerintah Karena Tugas Dan Pungsi Mereka Pejabat Pemerintah Adalah Pelayan sekaligus Pembina Rakyat dan Masyarakat.
Kejadian Kerusakan Gerbang Utama Kantor Bupati Lombok Tengah pada Aksi itu seharusnya tidak boleh terjadi, Karena Teman-teman Lembaga dan Masyarakat Sudah Bersurat Secara Resmi ke Bupati dan Polres Lombok Tengah.
Seharusnya Pemda dan Bupati Lombok Tengah Menerima dengan Baik Masyarakat yang datang menyampaikan aspirasi dan demi kepentingan umum.
Jadi jangan salahkan atau laporkan Masyarakat Kalo terjadi Kerusakan pada waktu aksi.
Itu Murni Masa, jadi Percuma itu Dilaporkan Ke Kepolisian karena justru Kepolisian juga harus bertanggung jawab atas kejadian itu.
Karena Kepolisian juga wajib mengawal dan mengamankan Situasi supaya Kondusif dan Aman. Supaya tidak terjadi Kerusakan dan kejadian seperti itu.
Polres Lombok Tengah juga harus bertanggung jawab. Terkait Kerusakan Gerbang Utama itu juga Perlu dicek apa Sudah Rusak Karena Besi dan Bahan Pembuatan nya Sesua Spesifikasi atau Tidak.
Seharusnya Itu Gerbang itu Tidak akan roboh kalau hanya didorong oleh masyarakat yang aksi.
Karena Anggaran Pembuatan Gerbang itu juga Hampir 100 Juta.
Masak sekedar didorong masa langsung roboh.jadi Kami curiga PU juga Mau Cuci tangan atas Pembangunan Gedung Kantor Bupati Lombok Tengah ini.
Anggaran Hampir 200 Milyar tapi semua Bangunan dan Fasilitas Rapuh, Contohnya ini Gerbang Dan Lif serta Fasilitas lainya juga tidak sesuai standar.
Kami akan Laporkan Pemkab dan PU Lombok Tengah ke KPK RI terkait indikasi Korupsi pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Bupati Lombok Tengah.
Dan Juga Kami juga Temukan Kejadian Aneh pada waktu Aksi kemarin Itu , Sepertinya ada Konspirasi atau Provokasi disitu dalam arti ada Penyusup atau Oknum yang mau menjebak masyarakat peserta aksi yang menyulut masa sehingga kondisi tidak kondusif dan Disitu juga ada Pemukulan Masyarakat oleh Aparat Kepolisian Polres Lombok Tengah.
Itu juga Harus di Atensi Oleh Semua Pihak ,Jangan Rakyat di adu domba dengan Pemerintah dan Kepolisian oleh Oknum yang tidak bertanggung jawab.
sepertinya ada dalang atau Provokator dari PT atau Perusahaan yang bermai dibelakang layar yang mau menjebak masyarakat.
Untuk itu Saya Lalu Ibnu Hajar Menghimbau untuk Polres Lombok Tengah Untuk Tidak Memproses atau Menerima Laporan dari Pemda Lombok Tengah karena Itu Dilakukan Oleh Masa dan Justru kali di Lanjutkan maka akan senjata makan tuan.
Karena kalo di Proses akan Memicu Konflik di Masyarakat Lombok Tengah.jadi Silahkan di pertimbangkan oleh kita semua yang perduli perdamaian.
(Red).
