Mataram –

Ketua Umum Badan Pelaksana, HK. Ir. Lalu Winengan, MM, dalam sambutannya menjelang bulan suci Ramadan mengajak seluruh jajaran pengurus dan elemen masyarakat adat untuk memperkuat persatuan serta mengangkat kembali marwah Majelis Adat Sasak.
Baca:Cara Perkawinan Adat Sasak Dalam Tinjauan Hukum Islam dan Udang Undang? (melarikan anak gadis)
“Menjadi datu itu bukan sekadar gelar. Menjadi datu harus mampu memberi. Memberi contoh, memberi tenaga, memberi pikiran, dan memberi manfaat bagi masyarakat dan adat,” tegasnya.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, beliau juga menyampaikan pesan dalam bahasa halus Sasak sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh adat dan hadirin.
“Tiang ngaturang sembah sujud ring pelughm sami. Insya Allah, mangkin waktosne jelo sane becik niki, pelughm sami dados saksi sareng sami-sami ngangkat marwah Majelis Adat Sasak. Dados datu niki sané utami sampun dados pribadi sane saget ngemargiang pengabdian, sané saget masihan tuladan lan manfaat ring masyarakat. Mangda pelughm sami, sane sampun dados doktor, profesor, tokoh adat, tokoh agama, sami rauh silaturahmi, sami-sami ngagengang gagasan demi kamajuan adat Sasak.”
Ia menegaskan bahwa kebangkitan adat harus dimulai dari kesadaran bersama dan kontribusi nyata seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, organisasi adat tidak boleh hanya menjadi simbol, tetapi harus hadir memberi solusi sosial dan menjaga harmoni masyarakat.
Ketua Umum juga menyampaikan rencana silaturahmi kelembagaan sebagai bagian dari penguatan eksistensi organisasi. Dalam waktu dekat, Majelis Adat Sasak akan melakukan audiensi dengan Gubernur NTB guna memperkenalkan struktur kepengurusan baru dan membangun sinergi pembangunan berbasis budaya.

Selain itu, silaturahmi juga direncanakan ke Polda NTB, Kejaksaan Tinggi NTB, serta Korem 162/Wira Bhakti. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat komunikasi antara lembaga adat dan unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah melalui pendekatan kearifan lokal.
“Kita mantuk bersama, silaturahmi ke Pak Gubernur, ke Polda, Kejaksaan, dan Korem. Supaya semua mengetahui keberadaan organisasi adat ini, dan kita bisa bersama-sama menjaga daerah dengan nilai budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Majelis Adat Sasak, Dr. Khairil Anwar, S.Pd.I., M.Pd, menambahkan bahwa kepengurusan periode 2026–2027 akan menitikberatkan pada penguatan tata kelola organisasi serta penyusunan pakem bersama yang lebih terstruktur.
Baca:Perkawinan Adat Sasak Dalam Tinjauan Hukum Islam dan Udang Undang? (melarikan anak gadis)
Menurutnya, penertiban atribut dan pakaian adat menjadi salah satu agenda penting agar identitas budaya Sasak semakin jelas dan memiliki standar yang disepakati bersama.
“Kita ingin organisasi ini berjalan profesional, tertib administrasi, serta memiliki dasar konseptual dan akademik yang kuat. Dukungan pelughm sami menjadi kekuatan utama bagi keberlanjutan Majelis Adat Sasak,” jelasnya.
Ia juga mengajak para akademisi, cendekiawan, serta tokoh masyarakat Sasak untuk aktif memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan organisasi dan pelestarian budaya.

Adapun susunan Pengurus Badan Pelaksana (BP) Majelis Adat Sasak Periode 2026–2027 sebagai berikut:
Berikut adalah susunan ulang struktur pengurus Badan Pelaksana (BP) Majelis Adat Sasak Periode 2026-2027 dari tiga dokumen yang Anda unggah, dibuat lebih rapi dan sistematis:
MAJELIS ADAT SASAK
Surat Keputusan Nomor: 01/SK/MA/MAS/II/2026
Periode: 2026-2027
Kepemimpinan Utama
- Ketua Umum: HK. Ir Lalu Winengan, MM
- Wakil Ketua Bidang:
- Dr. H. Ashari, SH., MH
- Divisi Kesekretariatan, Penguatan Kelembagaan dan Organisasi Kebudayaan
- Divisi Hukum dan Advokasi
- L. Abdurrahim, S.Pd., MH
- Divisi Pengembangan Kebudayaan, Adat, Tradisi, Restorasi, dan Pemeliharaan Artefak Budaya
- Divisi Penyelamatan Ritus, Situs, Tradisi, dan Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan
- dr. Suryadi
- Divisi Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat, dan Penciptaan Karya Inovatif Budaya
- Taufan Rahmadi
- Divisi Humas, Publikasi, Kerjasama dan Event Strategis
- Divisi Pemberdayaan, Pelatihan, Pengembangan Usaha Kreatif dan Kewirausahaan Budaya
- Dr. H. Ashari, SH., MH
Sekretariat
- Sekretaris Jenderal: Dr. Khairil Anwar, S. Pd.I, M.Pd
- Wakil Sekretaris: Dr. Lalu Maksum Ahmad, S. Ag., M.Pd.I
Bendahara
- Bendahara: Muhajidin, S.Pd., MM
- Bendahara I: Kamarudin Amaq Mila
Divisi Kesekretariatan, Penguatan Kelembagaan & Organisasi Kebudayaan
- Koordinator: Abdullah Rajab, S. Pd.I, M.Pd.I
- Anggota:
- L. Muhamad Iswadi Athar, M. Pd
- M. Taufik Ramdani
- Radnan, S. Pd.I
- Hasan Basri, SH., S. Pd
- L. Anom Wire Jagat
- M. Sopian Budiawan
- Lukman, SE
Divisi Hukum & Advokasi
- Koordinator: Puspawan Anuri, SH
- Anggota:
- Achmad Azro’i, S. STP., MH
- Fatria Utama, S. Ag., M. Si
- Lalu Heru Nuryadin, SH
- Didik Sri Hartawan, SH
- Muhammad Ridwan, SH
Divisi Pengembangan Kebudayaan, Adat, Tradisi, Restorasi & Pemeliharaan Artefak Budaya
- Koordinator: M.A. Nur Kholis, S.R., S.Sn., M.Sn
- Anggota:
- Dr. dr. Rohadi, SpBS (K), MHKes
- Ust. H. Kamaludin, QH, S. Ag
- Dr. Nursyamsu, M. Ud
- H. Fahrurrozi
- L. Mustiadi
- Muhaimi
- Hulwani, S.Pd
Divisi Penyelamatan Ritus, Situs, Tradisi & Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan
- Koordinator: L. Muhamad Ismail, M. Pd
- Anggota:
- Abdul Majid, S. Pd.I
- Prof. Dr. dr. Hamsu Kadrian, SpTHT-BKL (K)
- Sahnan, SH
- Lalu Khalid Wahyu Jati, SE, ME, NLP
- H. Fathullah, SH
- Zaburi Daut
- Harun Jayadi
Divisi Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat & Penciptaan Karya Inovatif Budaya
- Koordinator: dr. Kaspan
- Anggota:
- Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd
- Dedy Ahsan Muttaqin, M.Pd
- Ahmad Subaidi, S.Pd
- Moh Said Alhudri, S.Pd.I, M.Pd.I
- L. Asriadi, M.Pd.I
- Tanjung Demas Silain, M.Psi
- Erman Hariyanto, SE
Divisi Humas, Publikasi, Kerjasama & Event Strategis
- Koordinator: Dr. Nasri, SH, MH
- Anggota:
- dr. H. Ahmad Fatoni
- Lalu Ahmad Suparlan, M.S. Kom
- Hasbi, S.Pd., M.Or
- Fakhrurrozi Anshory
- Mahrup, S.Pd
- Erman Hariyanto
- Muhammad Ardiansyah
Divisi Pemberdayaan, Pelatihan, Pengembangan Usaha Kreatif & Kewirausahaan Budaya
- Koordinator: Drs. Muhammad Irwan Prasetya
- Anggota:
- Sumber Hadi, S. Ag., M. Ag
- Ns. H. Mujiburrahman, A. Md., S. Kep., MM
- Ahmad Ali Saputra, S.Pd
- L. Sahrudi Mambalan
- R. Nune Syahroni
- Zainudin
Ditetapkan di: Mataram
Tanggal: 2 Januari 2026
Majelis Adat Sasak
Majelis Agung
ttd & cap
H. L. Sajim Sastrawan, SH, MH
Dengan struktur baru ini, Majelis Adat Sasak optimistis dapat memperkuat peran adat sebagai pilar moral, sosial, dan budaya masyarakat Lombok, khususnya menjelang Ramadan sebagai momentum pembenahan diri dan organisasi.
