Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan resmi ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Kunjungan ini berlangsung sehari setelah kepala negara meresmikan Infrastruktur Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan.
Baca:Polwan Gadungan Tipu Kapolresta Pontianak, Minta Penangguhan Tahanan dengan Uang Rp5 Juta
Presiden mendarat di Helipad Halaman Istana Negara, Kawasan IKN, sekitar pukul 18.45 WITA. Setibanya, ia langsung disambut oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, beserta jajaran pejabat terkait. Agenda kunjungan termasuk bermalam di IKN, untuk kemudian besok melakukan peninjauan ke sejumlah titik strategis pembangunan. Tujuannya adalah untuk melihat langsung progres dan kesiapan infrastruktur yang tengah dikembangkan, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan berkelanjutan.
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Ini menjadi kunjungan pertama Presiden Prabowo ke IKN sejak resmi menjabat sebagai Presiden RI. Sebelumnya, Prabowo hadir di IKN pada 12 Agustus 2024, ketika Presiden masih dijabat oleh Joko Widodo, meski saat itu ia telah ditetapkan sebagai presiden terpilih hasil Pemilu 2024.
Dalam arahannya, Presiden menegaskan akan melanjutkan pembangunan IKN, yang tercermin dari alokasi anggaran sebesar Rp 6,38 triliun dalam DIPA awal APBN 2025, meski sempat turun menjadi Rp 5,24 triliun karena instruksi efisiensi anggaran. Pada rapat terbatas 21 Januari 2025, Presiden menyetujui usulan tambahan anggaran Otorita IKN sebesar Rp 8,1 triliun.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menyetujui anggaran tahun jamak 2025–2028 sebesar Rp 48,8 triliun untuk pembangunan fasilitas legislatif, yudikatif, dan infrastruktur pendukung lainnya. Langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah menjadikan IKN sebagai ibu kota politik yang modern dan berkelanjutan.
Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN hari ini dinilai sebagai momentum penting, tidak hanya untuk memantau progres pembangunan, tetapi juga untuk menguatkan kepercayaan publik bahwa pembangunan ibu kota baru berjalan sesuai target.

