Kegagalan Massal BPI 2024! Bikin Pelamar Geram, Petisi Siap Guncang DPR!

Avatar of lpkpkntb
Kegagalan Massal BPI 2024! Bikin Pelamar Geram, Petisi Siap Guncang DPR!
Kegagalan Massal BPI 2024! Bikin Pelamar Geram, Petisi Siap Guncang DPR (Screenshot)

lpkpkntb.com – Pengumuman hasil seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tahun 2024 mengundang polemik di kalangan pelamar. Banyak calon penerima beasiswa yang dinyatakan tidak lolos, termasuk sejumlah besar pelaku budaya, menyatakan ketidakpuasan atas proses rekrutmen yang dianggap tidak transparan dan tidak jelas dalam penilaiannya.

Baca:Telah Dibuka Pendaftaran Beasiswa S1, S2 dan S3 Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024, Cek Link Lengkapnya

Di berbagai grup WhatsApp, perdebatan sengit terjadi, terutama di kalangan seniman dan pelaku budaya yang merasa kecewa karena tidak lolos seleksi. Mereka menilai bahwa proses seleksi tahun ini tidak mencerminkan dukungan yang memadai terhadap sektor budaya, yang seharusnya menjadi salah satu prioritas dalam pemberian beasiswa.

Baca:Taburan! Apresiasi dan Hadiah yang Diterima Paskibraka usai Bertugas di Upacara HUT ke-79 RI, Mulai Tabungan hingga Beasiswa!

Beberapa pelamar yang merasa dirugikan berencana untuk mengajukan petisi kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menuntut adanya evaluasi dan transparansi lebih lanjut mengenai kriteria penilaian yang digunakan oleh panitia seleksi BPI. “Kami merasa ada ketidakadilan dalam proses penilaian. Banyak dari kami yang memiliki pengalaman dan kontribusi nyata di bidang budaya justru tidak lolos tanpa penjelasan yang jelas,” ujar salah seorang pelamar.

Ketidakpuasan ini semakin meluas ketika kabar menyebar bahwa sebagian besar pelaku budaya, yang selama ini menjadi pendorong utama dalam menjaga warisan budaya lokal, juga gagal dalam seleksi. “Ini seperti mengabaikan mereka yang telah berjuang untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan bangsa,” ungkap salah satu peserta di zoom meeting.

Sampai saat ini, pihak penyelenggara BPI belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan tersebut. Namun, para pelamar yang tidak lolos berharap agar pihak terkait dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai proses penilaian, serta mempertimbangkan adanya evaluasi ulang terhadap hasil seleksi.

Rencana pengajuan petisi ini diharapkan bisa membuka dialog antara pelamar dan penyelenggara, serta meningkatkan transparansi dalam proses seleksi beasiswa di masa mendatang.

Harapan Pelamar

Adanya pengumuman hasil seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) tahun 2024 tersebut, yang memicu kontroversi, banyak pelamar yang berharap akan adanya kesempatan kedua. Mereka mengusulkan agar diadakan seleksi tahap kedua (batch dua) untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi mereka yang belum berhasil lolos, terutama bagi pelaku budaya yang merasa tidak terakomodasi dalam proses rekrutmen kali ini.

Di berbagai forum dan grup WhatsApp, para pelamar yang tidak lolos menyuarakan keinginan agar pihak penyelenggara mempertimbangkan penambahan kuota beasiswa. Mereka berharap, dengan adanya penambahan kuota, lebih banyak sektor, khususnya pelaku budaya dan seni, dapat terakomodasi. “Penambahan kuota akan memberikan ruang bagi kami yang sudah lama berkecimpung dalam bidang budaya untuk mendapatkan kesempatan yang lebih adil,” ujar salah satu pelamar.

Tuntutan ini muncul di tengah polemik yang berkembang, di mana proses seleksi dianggap kurang transparan dan tidak memberikan kesempatan yang cukup bagi semua kalangan. Banyak pelamar berharap agar pemerintah dan penyelenggara BPI merespons dengan membuka dialog, memberikan klarifikasi, dan mempertimbangkan opsi seleksi batch dua serta penambahan kuota guna menjamin inklusivitas yang lebih baik.

Namun media melihat jumlah captain BPI tahun ini di batch I  kurang lebih 1.226. untuk informasi masih jelasnya bisa anda akses website BPI/email: helpdesk-beasiswa@kemdikbud.go.id .

Apakah akan ada batch II dibuka?

Beredar di grup whatsap hasil Survey sementara Daftar Pendaftar BPI 2024

Hasil Survey sementara Daftar Pendaftar BPI 2024
1. UNY Lulus: 7, Tidak Lulus: 112
2. UM Lulus: 1, Tidak Lulus: 24
3. UPI: Lulus 8 tidak lulus : 55
4. UNJ: 0
5. UNDIKSHA Lulus: 1
6. UNIB Bengkulu lulus 3, tidak lulus 300an
7. ⁠unhas : lulus 4 dari 77
8. UNM : Lulus 6 dari 72
9. ⁠ISI Surakarta : 0
10. ITB : lulus 1, tidak lulus belum tau
11. Unsri : 0
12. UNNES: (saat ini 0)
13. UB 0
14. Unair : 1 info saat ini
15. UMJ: Sampai wawancara 6, Lulus 0
16. UNPAD : lulus 1
17. Unipma Lulus : 0, tidak lulus : 7 (saat ini)
18. Universitas Muhammadiyah Makassar lulus : 0, tidak lulus : 6 (saat ini)
19. UNTAN Pontianak : sampai saat ini 0
20. UNDIP : lulus 4 tidak lulus : 32 (Data 2 Prodi)
21. ⁠ISI JOGJA : 0
22. IPB : lulus 9, tidak lulus 44..Info sementara dri kelurahan BPI IPB
Mungkin yg dr kampus lain bisa menambahkan

Hasil Survey sementara Daftar Pendaftar BPI 2024
1. UNY Lulus: 9, Tidak Lulus: 145
2. UM Lulus: 1, Tidak Lulus: 24
3. UPI: Lulus 10 tidak lulus : 77
4. UNJ: 3
5. UNDIKSHA Lulus: 1
6. UNIB Bengkulu lulus 3, tidak lulus 300an
7. ⁠unhas : lulus 6 dari 77
8. UNM : Lulus 7 dari 127
9. ⁠ISI Surakarta : 0
10. ITB : lulus 1, tidak lulus 8(sementara)
11. Unsri : 0
12. UNNES: (saat ini 0)
13. UB: lulus 4, belum lulus 22.
14. Unair : lulus 1, blm lulus 8
15. UMJ: Sampai wawancara 6, Lulus 0
16. UNPAD : Lulus 2 ; Tidak Lulus 4
17. Unipma Lulus : 0, tidak lulus : 7 (saat ini)
18. Universitas Muhammadiyah Makassar lulus : 0, tidak lulus : 6 (saat ini)
19. UNTAN Pontianak : sampai saat ini 0
20. UNDIP : lulus 4 tidak lulus : 34
21. ⁠ISI JOGJA : 0
22. IPB : lulus 9, tidak lulus 44..
23. UNAND : 1 dr 9
24. UGM: lulus 2 , tidak lulus 25 orang.
25. IKIP PGRI Bojonegoro lulus 0 tidak lulus 1
26. Unsoed : lulus : 1 tidak lulus: 1 (data saat ini)
27. Monash Indonesia : Lulus 0; Tidak lulus : 1 orang
28. Universitas Jambi: lulus 0 : tidak lulus 2
29. UI : Lulus 2; Tidak lulus 15(sementara)
30. USU : 1 lulus, 3 tidak lulus (info sementara)
31. UST: 1 tidak lulus
32. UKSW : tidak lolos 4 | lolos 0
33. STKIP Kristen Wamena: lulus 0 tidak lulus 1
34. Universitasi Pattimura: lulus 0, tidak lulus 3
35. Universitas IBN Khaldun Bogor : Lulus 0, Tidak Lulus 8 ( sementara)
36. UNS tidak lulus 8 (sementara)
37. Unesa 25 tidak lolos
38. ISI Denpasar : lulus 0, Tidak lulus 3 ( pelaku budaya)
39. UTU: 3 tidak lolos
40. ⁠ISI Padang Panjang : 0 lolos 30 tidak lolos
41. binus : 0 lolos
42. Unud S3 : tidak lolos 5 – lolos ??
43. ITS : 0 lulus, tidak lulus 8 (Info sementara)

Info sementara dri volunteer UGM
Mungkin yg lain bisa menambahkan