lpkpkntb.com – Beredar di media sosial Penemuan tembok misterius raksasa di dasar laut utara Papua membuat gempar.
Hingga kini, belum terpecahkan asal usul pembuatan tembok yang kemudian dikenal dengan nama Jayapura Wall Northern tersebut.
Baca juga:
Hanya saja, misteri tembok raksasa di dasar laut utara Papua itu sedikit mulai terkuak.
Ceritanya, tembok raksasa itu sudah ada sejak zaman Nabi Musa yang dibangun oleh Kaum Nephylym atau Banu Amaliqah.
Baca juga:
Tembok yang memiliki panjang 110 km dengan ketinggian 1860 meter, dan lebar 1700 meter tersebut membentang lurus di kepulauan Papua.
Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu , 5/8/2023, banyak kalangan berpendapat bahwa tembok raksasa misterius itu dibangun sejak zaman kenabian dulu.
Adapun beberapa pihak beranggapan bahwa, tembok raksasa atau Jayapura Wall Northern sudah ada sejak zaman Nabi Musa dan dibangun oleh Kaum Nephylym atau Banu Amaliqah, yang memiliki tubuh raksasa pada zamannya.
Baca juga:
Banu Amaliqah sendiri diketahui memiliki perawakan tubuh raksasa yang hidup pada zaman Nabi Musa as. Bahkan, dikatakan dalam beberapa riwayat Banu Amaliqah memliki tubuh berukuran 55 hasta atau kurang lebih 25 meter.
Hal itu juga dibuktikan dari beberapa hasil penelituan para ilmuan yang berhasil menemukan kerangka tengkorak manusia, yang terkubur dalam tanah tak jauh dari perbatasan Pulau Papua dan wilayah lainnya.
Baca juga:
TERBARU! Agustus Formasi CPNS 2023 Cek Kebutuhan dan Cara Daftarnya
Namun, penemuan ini juga sebagian ditutup-tutupi. Sama halnya dengan tembok raksasa di dasar laut Papua. Awalnya, warganet bisa menyaksikan tembok raksasa itu dari Google Maps.
Namun, seiring berkembangnya dan beredar viral berita itu di kalangan masyarakat, tiba-tiba tembok raksasa yang awalnya bisa di saksikan namun dihapus oleh Google Maps.
Baca juga;
Tembok raksaka tersebut tak sengaja ditemukan para ilmuan saat menyelam di dasar laut Papua, dengan tujuan ingin menyaksikan keindahan alam yang berada disana.
Saat menyelam ke dasar laut, para ilmuan dikejutkan dengan temuan yang sangat mencengangkan. Yakni ditemukan suatu bangunan tembok yang memiliki ketinggian dua kali lipat dari Burj Khalifah, Dubai, Uni Emirat Arab.
Tak sedikit warganet yang mengaitkan tembok raksasa itu dengan hari kiamat dan Ya’juj-Ma’juj. Mengingat, di dalam Al Quran Allah SWT pernah menceritakan bahwa ada tembok raksasa yang dibangun oleh Raja Zulkarnain untuk mengurung Ya’juj dan Ma’juj. Wallahualam Bishowaf.
Kendati, penemuan itu masih diselidiki para ilmuan tentang asal usulnya. Mengenai siapa yang membangun dan asal usul dari tembok raksasa itu masih terus dilakukan penelitan.
bahkan Video tentang tembok raksasa di dasar laut beredar di sosial media tengah ramai diperbincangkan masyarakat. Tembok raksasa itu disebut berada di bawah laut Papua.
Baca juga;
Gedung 17 Desember GOR Turide Seakan Kurang Terurus, Bagaimana Tindakan Gubernur NTB ?
Berikut fakta-faktanya:
Tembok Lebih Tinggi dari Burj Khalifa di Dubai
Dalam video tersebut dituliskan bahwa tembok itu memiliki panjang sekitar 110 kilometer dengan ketinggian 1.860 meter atau dua lali lebih tinggi dari Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Tembok ini juga memiliki lebar 1.700 meter.
Spekulasi Peninggalan Peradaban Kuno
Rumor tembok raksasa itu menimbulkan berbagai spekulasi dari masyarakat, mulai dari peninggalan peradaban kuno hingga adanya kerajaan atlantis.
Perlu Dicek Mendalam
Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia, Muhammad Burhannudinnur mengatakan, untuk menentukan benar atau salahnya video tersebut diperlukan pengecekan lebih lanjut dan riset lebih mendalam mengenai hal tersebut.
“Untuk menentukan benar dan salah diperlukan data yang benar dengan metoda yang tepat memenuhi tahapan metoda ilmiah,” terangnya. dilansir okezone.
Baca juga;
Gedung 17 Desember GOR Turide Seakan Kurang Terurus, Bagaimana Tindakan Gubernur NTB ?
“Untuk memastikan diperlukan data batuan atau materialnya, morfologi bawah laut, ukuran dan geometrinya atau bisa dengan batimetri,” sambung Burhannudinnur.
Tembok Bisa Terbentuk Secara Alami
Baca juga;
Hasil Klarifikasi Oknum Dewan Pesta Narkoba di Rehab di RSJ Terkesan Lucu dan Mengada- ada
Muhammad Burhannudinnur mengatakan, bahwa kenampakan tebing yang relatif lurus secara geologi bisa saja terjadi secara alami.
“Secara geologi kenampakan tebing yang relatif lurus bisa saja terjadi secara alami seperti pada bidang sesar turun atau gerusan sungai,” kata Burhannudinnur.
Video Beredar Sejak 2011
Baca juga;
Masa Jabatan Gubernur NTB 1,5 Bulan Lagi Nilai Hutang Berkisar di Rp 77 miliar Cek Fakta?
Video ini sudah beredar di sebuah blog sejak tahun 2011 silam. Penemuan mengenai tembok ini pun telah diberitakan dan diunggah oleh beberapa media online termasuk tiktok. **

