lpkpkntb.com – Inilah Fakta menarik ini terjadi di Dusun Landah, Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Tahun ini sebanyak 118 warga Dusun Landah kompak menunaikan ibadah haji bersama.
Baca juga:
Gedung 17 Desember GOR Turide Seakan Kurang Terurus, Bagaimana Tindakan Gubernur NTB ?
Ya, ungkapan warga sekampung berangkat haji bersama, bukan berarti seluruh warga kampung Landah berangkat haji bersama.
Baca juga:
14 Makanan Untuk Meningkatkan Kecerdasan Otak Anak,Murah dan Mudah didapat
Ungkapan ini hanya menggambarkan begitu banyaknya warga satu kampung yang berangkat haji bersama.
Melansir laman Kemenag.go.id, Rabu 2 Agustus 2023, seluruh keluarga Ahmad in, tinggal di kampung yang sama, yaitu Dusun Landah, Desa Landah, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Baca juga;
NTB Masuk Urutan 10 Provinsi Termiskin di Indonesia Tapi Memiliki Keindahan Luar Biasa!
Anggota keluarga Ahmad adalah sebagian dari 55 jemaah haji asal Dusun Landah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 embarkasi Lombok (LOP 10).
“Alhamdulillah, saya hari ini menjemput 20 keluarga saya yang pulang menunaikan ibadah haji.
Ada anak saya, kakak, adik, ada ipar juga, misan dan paling banyak ada ponakan saya dan kesemuanya ada 20 orang,” imbuh Ahmad.
Baca juga:
Yang luar biasa, berdasarkan data SISKOHAT Kemenag, tahun ini sebanyak 118 warga Dusun Landah yang menunaikan ibadah haji. Selain tergabung di kloter LOP 10, warga Dusun Landah, yang berangkat tahun ini tergabung dalam kloter LOP 2 dan LOP 9.
Kasie Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kankemenag Lombok Tengah Lalu Samsul Haji mengungkapkan baru pertama kali terjadi di NTB.
“Ini baru pertama kali sekampung berangkat haji di Lombok Tengah. Tahun ini ada 118 warga Dusun Landah yang berangkat haji. Tahun depan ada 120 warga yang berangkat dari dusun ini,” ungkap Lalu Samsul Haji.
Baca juga:
Mahasiswa KKN yang Tenggelam di Perairan Gili Air Akhirnya di Temukan Warga Bersama Tim SAR Gabungan
Salah satu jamaah haji asal Dusun Landah, Nusaid mengisahkan bahwa masyarakat di dusunnya yang mayoritas berprofesi sebagai petani tembakau, kompak mendaftar haji saat mendapatkan keuntungan pada masa panen.
Baca Juga;
Hasil Olahan KKN Mahasiswa UNU NTB, di Amerika Batang Pisang Jadi Buruan 6 Manfaat Cek Faktanya!
” Ketika musim panen tembakau kami kompak untuk sama sama mendaftar haji, termasuk mendaftarkan seluruh anggota keluarga,” terang Nursaid.**

