Sungai Masa Kecil, Jejak Bahagia yang Tak Terlupakan
Oleh: Hasbi
Tahun 1980-an hingga 1990-an menjadi masa kanak-kanak yang paling membekas dalam ingatan. Sebuah masa sederhana, namun penuh kebahagiaan. Saat itu, sungai bukan sekadar aliran air, melainkan ruang bermain, ruang belajar, dan ruang tumbuh bersama alam.
Bagi Hasbi, masa kecil di Dusun Toro, Desa Penujak, Praya Barat, Lombok Tengah, tak bisa dilepaskan dari sungai yang mengalir tak jauh dari rumah. Sungai itu bersumber dari Bendungan Batujai airnya bening, tenang, dan menjadi sahabat setia anak-anak desa. Hampir setiap sore, tawa pecah di tepian sungai: berenang, menyelam, berlomba arus, hingga sekadar duduk di batu sambil bercerita.

“Dulu kami tidak kenal gawai. Hiburan kami ya sungai,” kenang Hasbi. Sungai menjadi tempat belajar keberanian, kebersamaan, dan kejujuran. Dari situlah persahabatan terbangun tanpa sekat.
Waktu berjalan. Sungai yang dulu jernih kini menyimpan cerita lain. Perubahan zaman membawa konsekuensi. Aktivitas manusia meningkat, kebutuhan bertambah, dan sungai pun perlahan menanggung beban. Airnya tak lagi sebening dulu. Namun demikian, sungai itu masih mengalir tetap hidup seolah menjaga kenangan yang pernah tumbuh di sana.
Baca:Dusun Toro Penujak: Dari Sentra Gerabah ke Kampung Lahirnya Guru,TNI Hingga Akademisi
Meski kondisinya berubah, sungai Dusun Toro tetap memancarkan keindahan alami. Pepohonan di sekitarnya masih rindang, alirannya tetap setia menghubungkan hulu dan hilir. Ia menjadi pengingat: bahwa alam selalu memberi, sejauh manusia mau menjaga.
Cerita ini bukan tentang menyalahkan, melainkan mengajak mengingat. Mengingat bahwa pernah ada masa ketika sungai menjadi pusat kebahagiaan anak-anak desa. Dan dari ingatan itu, tumbuh harapan agar sungai suatu hari kembali menjadi ruang hidup yang bersih, aman, dan ramah bagi generasi berikutnya.
Karena bagi Hasbi, sungai itu mungkin telah berubah rupa, tetapi tidak pernah kehilangan makna. Ia tinggal sebagai kenangan indah dan sebagai pelajaran berharga tentang hubungan manusia dengan alamnya.





































![Ilustrasi: dosen killer. Dok. [Pexels./bi]](https://i0.wp.com/www.lpkpkntb.com/wp-content/uploads/2025/12/Screenshot_2025-12-27-20-37-37-25_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b122.jpg?resize=250%2C140&ssl=1)
























































