LOMBOK TENGAH – Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi aparatur sipil negara (ASN). Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Lombok Tengah di Praya, Senin (3/11/2025).

Melalui kerja sama tersebut, UNW Mataram secara resmi memberikan pembebasan biaya SPP dan UKT bagi ASN yang mengikuti Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sesuai ketentuan program. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tanpa hambatan biaya pendidikan.
Baca:Resmi! CPNS Kemenkumham 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA hingga Sarjana, Buruan Siapkan Berkas!
Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UNW Mataram, H. Lalu Gede Syamsul Mujahidin, dan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya.
Rektor UNW Mataram menyampaikan bahwa pemberian fasilitas pembebasan biaya pendidikan ini adalah bukti nyata keberpihakan kampus dalam mempermudah akses pendidikan tinggi.
“Kesempatan menempuh pendidikan tidak boleh terhalang biaya. Melalui RPL, kami mengakui pengalaman profesional ASN sekaligus memberikan pembebasan SPP dan UKT. Ini wujud komitmen kami untuk memberikan akses pendidikan inklusif,” ujar Rektor.
Ia menegaskan bahwa RPL tidak hanya mempercepat proses studi, tetapi juga merupakan penghargaan akademik atas pengalaman dan pengabdian ASN.
“Pengalaman ASN memiliki nilai keilmuan dan harus diakui. UNW hadir untuk memastikan itu dihargai,” tegasnya.
Selain bidang pendidikan, kerja sama ini juga membuka ruang sinergi di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. UNW Mataram berharap kolaborasi tersebut akan memperkuat profesionalitas dan daya saing ASN dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Ketua KORPRI Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, mengapresiasi program ini sebagai langkah visioner dalam peningkatan kualitas aparatur daerah.
“Ini langkah revolusioner untuk meningkatkan kompetensi ASN. Dengan akses pendidikan gratis, ASN dapat meningkatkan kapasitas diri sekaligus kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa ASN Lombok Tengah harus menjadi motor perubahan dan siap menjawab tantangan zaman.
Kerja sama UNW Mataram dan KORPRI Lombok Tengah diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kemajuan daerah. Pembebasan biaya pendidikan bagi peserta RPL menjadi bukti keseriusan UNW Mataram dalam memperkuat kualitas SDM dan mendukung pembangunan daerah melalui jalur pendidikan tinggi.
