lpkokntb.com – Sebelumnya, kedua kawasan kembali memanas akibat insiden terlukanya seorang warga Karang Taliwang.
Tidak diketahui secara pasti penyebab lukanya, tetapi hal itu malah berimbas ketegangan kembali memuncak pada dua lingkungan tersebut.

Sebelumnya diberitakan dari berbagai sumber, Sengketa ini dipicu oleh kasus penganiayaan yang terjadi di lingkungan Karang Taliwang pada 27 September 2023, yang menyebabkan salah seorang warganya mengalami luka-luka.Dalam rapat tersebut, Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap kasus penganiayaan tersebut.
Namun hingga saat ini belum berhasil mengungkap pelakunya. Hal ini menyebabkan situasi di kedua lingkungan tersebut menjadi tidak kondusif.
WASPADA!! Info Dari BMKG Fenomena Cuaca Panas Bagaimana Di Daerah Anda!
Warga Karang Taliwang menduga pelaku penganiayaan adalah warga Monjok, sehingga mereka melakukan provokasi untuk memancing kemarahan warga Monjok. Sementara warga Monjok tidak terlalu merespon peristiwa tersebut karena menganggap pelakunya bukan dari mereka.
Untuk menciptakan situasi yang kondusif, Polresta Mataram akan melakukan langkah persuasif terlebih dahulu. Langkah ini akan dilakukan oleh seluruh komponen, baik Polri, TNI, maupun Pemkot Mataram, secara masif selama 5 hari ke depan.
WADUH! Lebih Dari 40 orang Stafsus Kata TGH Najam, Temuan BPK dan PJ Gubernur NTB Segera Evaluasi
Jika dalam waktu 5 hari upaya persuasif tersebut tidak berhasil, Polresta Mataram akan melakukan tindakan refresif atau penindakan dengan mengupayakan seluruh data yang ada.
Dengan adanya insiden tersebut mengganggu aktivitas warga, bahkan kata warga sekolah yang berdekatan dengan lokasi kejadian diliburkan, hal ini untuk mengantisifasi terjadinya salah sasaran.
Dalam video beredar secara berantai terlihat salah seorang terluka dan dibawa ke tempat yang aman oleh aparat kepolisian. berikut videonya.