Furqan Ermansyah: Sekali Kepercayaan Wisata Hilang, Sulit Dipulihkan

Avatar of lpkpkntb
IMG 20250205 WA0094

SAPANA Ajak Masyarakat NTB Jaga Stabilitas Demi Masa Depan Pariwisata

Mataram, Ketua Sahabat Pariwisata Nusantara (SAPANA), Furqan Ermansyah, mengingatkan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menjaga keamanan daerah dan tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat merugikan stabilitas pariwisata.

Pariwisata merupakan penopang utama ekonomi NTB. Ribuan pekerja hotel, pemandu wisata, pedagang kuliner, hingga pengrajin lokal menggantungkan mata pencaharian pada situasi daerah yang aman. Setiap kerusuhan, perusakan, atau tindakan anarkis tidak hanya merugikan pelaku usaha, tetapi juga mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung.

Furqan menegaskan, situasi ini semakin serius karena sejumlah negara telah mengeluarkan travel warning ke Indonesia. “Kami menghimbau masyarakat NTB agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu pemecah belah. Pariwisata adalah wajah kita di mata dunia. Sekali kepercayaan hilang, akan sangat sulit kita pulihkan kembali,” tegasnya.

Selain menyerukan kepada masyarakat, Ketua SAPANA juga mengajak pelaku pariwisata di NTB untuk aktif menjadi bagian dari solusi. Mereka diharapkan mampu menghadirkan informasi menyejukkan, mencegah provokasi, serta menjaga kenyamanan wisatawan. Menurut Furqan, pelaku pariwisata tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga berperan sebagai duta perdamaian yang memperlihatkan keramahan khas NTB.

SAPANA juga meminta pemerintah daerah, pusat, serta aparat penegak hukum agar bertindak cepat, tegas, dan adil dalam menjaga keamanan. Kolaborasi semua pihak—masyarakat, pelaku pariwisata, pemerintah, dan aparat—menjadi kunci agar NTB tetap dikenal sebagai destinasi wisata yang aman, ramah, dan berbudaya.

Dengan menjaga persatuan dan stabilitas, SAPANA optimistis NTB akan terus menjadi destinasi unggulan nasional maupun internasional, membawa kesejahteraan bagi masyarakat, sekaligus menjaga nama baik Indonesia di mata dunia.