lpkpkntb.com – Sebanyak 3 kepala daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat akan turun tahta pada bulan September 2023 ini yaitu, Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur dan Walikota Bima.
Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah akan mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 19 September 2023.
Salah satu syarat untuk Pj Gubernur adalah pejabat eselon satu. Di NTB hanya tiga figur yang menempati posisi tersebut, yakni Rektor Universitas Mataram (Unram), Prof. Bambang Hari Kusumo, Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi MSi dan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.
Menurut Wakil Rektor I Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) Ahmad Fauzan, S.Th.,MA. (Kandidat Doktor) mengatakan, ” Sejatinya, peralihan jabatan dari pajabat kepada penjabat merupakan hal yang lumrah terjadi dan biasa terjadi dalam pemerintahan daerah baik kabupaten/kota maupun provinsi.
Ketika masa jabatan pejabat kepala daerah habis dan prosesi Pilkada belum bisa dilakukan maka untuk sementara waktu jabatan kepala daerah dijabat oleh penjabat sementara yang akan melaksanakan seluruh aktivitas administrasi pemerintahan sampai Pilkada dilaksanakan, ” imbuhnya.
Hal inilah yang akan segera terjadi pergantian kepala daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB). ” Sebagai Masyarakat NTB berharap siapapun menjadi PJ, sejatinya mampu menjalankan roda pemerintahan dengan baik, terutama melakukan terobosan maupun edukasi kepada masyarakat,” sambung Ahmad Fauzan, S.Th.,MA. WAKIL REKTOR I
Oleh karena itu, ” Figur Pj. Gubernur nanti diharapkan mampu mengelola dinamika yang terjadi di NTB baik dinamika politik dan sosial kemasyarakatan maupun dinamika ekonomi, investasi maupun perdagangan, terutama hubungan Internasional mengingat NTB menjadi salah satu daerah di indonesia yang sering sekali mengadakan event-event kelas dunia,” tutup dia.
Media lpkpkntb mengutip data. Berdasarkan sensus penduduk 2020 dari data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk NTB yaitu 5.320.092 jiwa. dari 10 kabupaten/kota di NTB.
Masyarakat NTB sangat heterogen, religius dan berasal dari berbagai latar belakang suku, ras, agama, kelompok, tingkat pendidikan, dan tingkat ekonomi yang berbeda-beda. Heterogenitas tersebut menjadikan pola sikap dan pola pikir masyarakat di Provinsi NTB sangatlah beragam.
Untuk itu, ini yang menjadi sebuah tantangan terhadap pengelolaan pemerintahan di provinsi NTB.
Salah satu Putra Daerah yang digadang-gadang akan menjadi PJ Gubernur NTB yaitu, Prof DR H Masnun Thahir M.Ag.
Mungkin mulai dari akademisi, ormas hingga parpol figur Seorang Rektor UIN Mataram Prof DR H Masnun Thahir M.Ag penting diperhitungkan menjadi Pj Gubernur NTB guna jalanya proses priodenisasi kepemimpinan, baik di legislatif maupun eksekutif secara nasional (PIleg/Pilpres) dan lokal NTB (Pilkada).
Bahkan di beberapa media menyebutkan para aktivitis, sangat mengenal Prof H Masnun, kerja-kerja akademis yang ditekuninya dalam banyak aktivitas dan kegiatannya tidak jauh dari kerja-kerja dan membangun penguatan demokrasi.
PROFIL Singkat Prof. H Masnun, M.Ag.
Masnun Tahir lahir di Dasan Baru, Loteng, pada tanggal 27 Agustus 1975. Sebelum diangkat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Mataram pada 2021-2026, Masnun aktif terlibat dalam kepengurusan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai Ketua Tanfidziyah periode 2019-2024, Dewan Penasihat Majelis Ulama Indonesia NTB periode 2021-2025, serta Asosiasi Dosen hukum keluarga Islam Indonesia periode 2020-2025.
Masnun memiliki minat pada bidang Hukum Keluarga Islam Indonesia. Minat ini dilatarbelakangi oleh pengalamannnya berkenalan dengan isu-isu gender saat berkuliah di Yogyakarta. Meskipun ia tidak hadir pada perhelatan akbar Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) tahun 2017, secara esensi dan prinsip ia sangat mengapresiasi langkah KUPI. Karena konsentrasi kerja dan keilmuan Masnun adalah di bidang Hukum Keluarga Islam, ia memiliki persinggungan yang cukup intensif dengan isu perempuan. Selain itu, kehadiran KUPI bisa mewarnai otoritas keagamaan yang hingga kini masih didominasi ulama laki-laki.
Itulah Profil singkat Prof. Masnun yang digadang-gadang menjadi PJ Gubernur NTB. Semoga Bermanfaat.
(Hasbi).

