Ditembak Senapan Angin, Pegawai Sate Hajat Akhirnya Dicor di Dapur Rumah

Avatar of lpkpkntb
Screenshot 2025 08 29 21 30 48 62 f69139cffc4d135a71392e13634f144a2

Lombok Barat – Kasus pembunuhan sadis menimpa pegawai Sate Hajat, Nurminah. Polisi menetapkan Imam Hidayat sebagai tersangka usai menganiaya hingga menembak kepala korban dengan senapan angin sebelum akhirnya menyembunyikan jasadnya di dalam septic tank.

Baca:Heboh! Laporan Orang Hilang di Gerung Berujung Dugaan Pembunuhan, Jenazah Diduga Dibuang ke Sumur

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Mardiwinta, mengungkapkan motif pelaku didorong oleh rasa cemburu. “Motif pembunuhan ini bermula dari rasa cemburu yang dirasakan pelaku terhadap korban,” jelasnya, Rabu (27/8/2025).

Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu, 10 Agustus 2025. Pagi itu, sekitar pukul 08.00 Wita, Nurminah mendatangi rumah Imam. Dua jam kemudian, pelaku sempat memeriksa ponsel korban dan menemukan percakapan WhatsApp serta Facebook dengan mantan kekasihnya. Temuan tersebut memicu pertengkaran hebat antara keduanya.

Pertengkaran sempat reda, namun kembali memanas sekitar pukul 12.00 Wita. Imam yang terbakar emosi melayangkan pukulan bertubi-tubi ke kepala Nurminah dengan tangan kosong. Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mengambil senapan angin, mengokangnya, lalu menembak kepala korban di bagian kiri. Tembakan itu membuat Nurminah tersungkur tak sadarkan diri.

Tak ingin jejaknya terungkap, Imam lantas menyeret tubuh Nurminah ke septic tank sedalam tiga meter yang berada di dapur rumahnya. Ia menimbun jasad korban dengan campuran pasir dan semen hingga tertutup rapat.

Kasus ini mengejutkan warga Lombok Barat karena selain dilakukan dengan sadis, pelaku juga mencoba menghilangkan bukti dengan cara tidak manusiawi. Polisi kini menahan Imam Hidayat dan menjeratnya dengan pasal berlapis terkait tindak pidana pembunuhan berencana.