MATARAM, – Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 menjadi panggung prestasi bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Fakultas Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB). Di tengah persaingan ketat yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat, mahasiswa PJKR UNU NTB berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih medali emas, perak, dan perunggu pada berbagai cabang olahraga.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar UNU NTB. Tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik di ruang kuliah, mahasiswa PJKR juga membuktikan kualitasnya sebagai atlet yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi. Raihan medali dari berbagai cabang olahraga menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, komitmen, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan mahasiswa menuju prestasi yang membanggakan.
Saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rektor UNU NTB, Dr. Hj. Baiq Mulianah, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih mahasiswa PJKR pada Porprov XII NTB 2026. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras para atlet, dukungan keluarga, pelatih, serta lingkungan kampus yang terus mendorong mahasiswa untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
Baca Juga:Mahasiswa Fakultas Pendidikan Prodi PJKR UNU NTB Persembahkan Emas Atletik Porprov XII NTB 2026
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih mahasiswa Prodi PJKR UNU NTB pada Porprov XII NTB 2026. Raihan medali emas, perak, dan perunggu ini menunjukkan bahwa mahasiswa kami memiliki semangat juang, disiplin, dan daya saing yang tinggi. Mereka telah membuktikan bahwa mahasiswa UNU NTB mampu bersaing dan tampil sejajar dengan atlet-atlet terbaik di Nusa Tenggara Barat,” ujar Rektor.
Menurut Baiq Mulianah, keberhasilan mahasiswa tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi atlet yang berhasil meraih medali, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh civitas akademika UNU NTB.
“Prestasi ini bukan hanya milik atlet yang berdiri di podium. Prestasi ini adalah kebanggaan seluruh keluarga besar UNU NTB. Ketika mahasiswa berhasil meraih medali dan mengharumkan nama daerah, maka pada saat yang sama mereka juga membawa nama baik kampus. Karena itu kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh mahasiswa yang telah bertanding di Porprov XII NTB,” katanya.
Rektor menegaskan bahwa kampus tidak hanya memberikan apresiasi kepada mahasiswa peraih medali emas, tetapi juga kepada mahasiswa yang berhasil menyumbangkan medali perak dan perunggu.
“Bagi kami semua atlet yang berhasil meraih medali adalah juara. Tidak hanya yang mendapatkan emas, tetapi juga mahasiswa yang meraih perak dan perunggu. Mereka telah berjuang membawa nama daerah dan nama baik kampus dengan penuh dedikasi. Karena itu seluruh atlet mahasiswa yang berprestasi akan mendapatkan perhatian dan apresiasi dari kampus,” tegasnya.
Menurutnya, nilai sebuah prestasi tidak hanya ditentukan oleh warna medali yang diraih, melainkan oleh proses perjuangan panjang yang dilalui seorang atlet.
“Meraih medali perak dan perunggu juga merupakan pencapaian yang luar biasa. Tidak mudah untuk bisa naik podium pada ajang sebesar Porprov. Di balik sebuah medali ada latihan yang panjang, ada pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan doa yang tidak sedikit. Karena itu kami menghargai seluruh perjuangan mahasiswa yang telah memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan bahwa pihak universitas berencana memberikan apresiasi khusus kepada mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama kampus melalui ajang Porprov XII NTB 2026.
“Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan prestasi yang telah diraih, insyaallah kampus akan memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang berhasil meraih medali pada Porprov XII NTB 2026. Ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan kampus terhadap mahasiswa yang telah mengharumkan nama UNU NTB. Kami ingin mereka merasa bahwa perjuangannya dihargai dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya,” katanya.
Menurut Rektor, budaya apresiasi harus terus dibangun agar mahasiswa semakin termotivasi untuk berprestasi.
“Kami ingin prestasi menjadi budaya di lingkungan kampus. Mahasiswa yang berprestasi harus mendapatkan dukungan dan penghargaan yang layak. Dengan demikian akan lahir semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang masing-masing,” tambahnya.
Pada Porprov XII NTB 2026, sejumlah mahasiswa PJKR UNU NTB berhasil mencatatkan prestasi membanggakan. Salah satunya adalah Cindy Taulani, mahasiswi semester II Prodi PJKR UNU NTB yang sukses meraih medali emas cabang olahraga tinju kelas 70 kilogram.
Cindy mengaku medali emas yang diraihnya merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dilalui dengan penuh kesabaran dan kerja keras.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas raihan medali emas ini. Semua latihan, perjuangan, keringat, dan doa akhirnya membuahkan hasil. Terima kasih kepada pelatih, keluarga, teman-teman, dan kampus UNU NTB yang selalu memberikan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkap Cindy.
Prestasi emas lainnya datang dari Mirawan, mahasiswa Prodi PJKR UNU NTB yang berhasil meraih medali emas cabang atletik nomor lari 400 meter putra. Penampilannya yang impresif di lintasan berhasil mengantarkannya menjadi yang terbaik pada nomor yang dipertandingkan.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih medali emas pada nomor lari 400 meter putra. Prestasi ini saya persembahkan untuk keluarga, pelatih, daerah yang saya bela, dan tentu saja untuk kampus UNU NTB. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa mendatang,” ujar Mirawan.
Selain raihan emas, mahasiswa PJKR UNU NTB juga berhasil menyumbangkan medali perak dan perunggu dari sejumlah cabang olahraga lainnya, termasuk cabang gulat yang menunjukkan persaingan sangat ketat. Raihan tersebut semakin mempertegas bahwa mahasiswa PJKR UNU NTB memiliki kualitas, karakter, dan mental bertanding yang mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik NTB.
Sementara itu, Ketua Program Studi PJKR Fakultas Pendidikan UNU NTB menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa pada Porprov XII NTB 2026 merupakan hasil dari proses pembinaan, latihan, dan komitmen yang dijalani secara konsisten.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih mahasiswa PJKR. Raihan medali emas, perak, dan perunggu ini menunjukkan bahwa mahasiswa kami memiliki kualitas, karakter, dan mental juara. Prestasi ini juga membuktikan bahwa mahasiswa PJKR tidak hanya memahami teori olahraga di ruang kuliah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk prestasi nyata di lapangan,” katanya.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di berbagai ajang olahraga.
“Kami berharap keberhasilan ini menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui kerja keras, disiplin, dan konsistensi. Mahasiswa PJKR telah menunjukkan bahwa dengan tekad yang kuat, prestasi dapat diraih,” ujarnya.
Keberhasilan mahasiswa PJKR UNU NTB pada Porprov XII NTB 2026 menjadi bukti bahwa kampus memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi. Raihan medali emas, perak, dan perunggu yang berhasil dipersembahkan mahasiswa tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet dan keluarga mereka, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh civitas akademika UNU NTB. Dengan semangat yang terus menyala, kampus optimistis akan lahir lebih banyak lagi atlet berprestasi dari PJKR UNU NTB yang mampu mengharumkan nama daerah, kampus, dan Indonesia pada ajang yang lebih tinggi di masa mendatang.
