lpkpkntb.com – Mataram- Miris dengan kenaikan harga serta kelangkaan pasokan beras di pasaran saat dimana rata rata kenaikan harga cukup signifikan mencapai angka Rp 19.900 rupiah per kilogramnya dimana harga beras kualitas medium dari harga Rp.11.000 menjadi Rp. 13.000 sedangkan beras kualitas premium naik menjadi Rp. 19.900 per kilogram.
Baca juga:
Aksi Demo di Depan KCU BCA Kota Malang Saldo Akhir Senilai Rp 946 Miliar dianggap Tutup Buku!!
Kelangkaan dan mahalnya harga beras di pasaran saat ini diduga akibat penimbunan beras yang dilakukan oleh perusahaan perusahaan besar mitra Bulog divre NTB.
” Kami menduga kelangkaan dan mahalnya harga beras saat ini tidak lepas dari ulah dan spekulasi para pemain beras yang melakukan penimbunan di gudang gudang mereka sehingga mengakibatkan harga gabah petani turun juga bisa membuat harga beras di pasaran naik sangat signifikan,” Kata Presiden Kasta NTB Lalu Wink Haris saat dikonfirmasi media.
Baca juga;
Penyalahgunaan Tanah Aset Pemda Lombok Tengah dijadikan Toko Oleh Oknum
Kemudian, Kelangkaan dan mahalnya harga beras saat ini bukan semata pengaruh El Nino seperti keterangan pemerintah tetapi patut diduga akibat ulah spekulan yang melakukan penimbunan beras di gudang gudang mereka.
Kami meminta kepada, ” Organisasi Perangkat Daerah beserta aparat penegak hukum untuk melakukan pengecekan langsung terhadap gudang gudang milik perusahaan mitra Bulog di seluruh wilayah NTB untuk membuktikan bahwa benar atau tidak adanya penimbunan beras yang mengakibatkan kelangkaan dan tingginya harga jual beras saat ini yang bahkan sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai yang ditetapkan pemerintah dimana untuk NTB sebagai zona I meliputi Jawa Lampung Sumsel Bali NTB dan Sulawesi dimana HET beras kualitas medium Rp.10.900 dan untuk beras premium sebesar Rp. 14.400 per kilogramnya,” tegas Presiden KASTA NTB L.Wink.
Baca juga;
Alhamdulillah 12 September 2023 Pembukaan Orientasi 29.012 PPPK Kemenag
Karena urusan beras ini termasuk persoalan hajat hidup orang banyak maka segala potensi permainan oknum dan korporasi adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan pelanggan aturan yang tidak boleh ditoleransi maka kami meminta pemerintah untuk segera melakukan sidak terhadap gudang gudang mitra Bulog juga meminta keterangan pihak Bulog NTB atas ketersediaan beras selama satu tahun ke depan dan meminta Bulog NTB untuk segera melakukan operasi pasar dalam rangka menstabilkan harga jual beras di tingkat masyarakat.
Lebih lanjut Dia menyampaikan, ” Menjadi sangat aneh tiba tiba harga beras tinggi dan keberadaannya menjadi komoditas yang langka saat ini sementara panen petani pada musim tanam tahun ini sangat bagus sehingga tidak ada Alasan pembenaran apapun yang bisa dijadikan alibi untuk menyatakan bahwa beras saat ini langka dan mahal,” tegas Lalu Wink Haris.
Hal lain yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah terkait pengawasan keluar masuknya gabah petani ke luar daerah saat musim panen tiba karena kami mensinyalir salah satu sebab kelangkaan beras saat ini karena tidak terkontrolnya jumlah gabah hasil panen tahun ini yang diduga banyak yang dibawa ke luar daerah sementara stok ketersediaan beras kita di NTB belum aman. (Tim).

