Pendaftaran STPN 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Link Daftarnya

blank
STPN, Politeknik Agraria STPN, SPTB STPN 2026, sekolah kedinasan, pendaftaran STPN, syarat STPN 2026, kampus kedinasan, ATR BPN, Kementerian ATR BPN, CPNS, PPPK, mahasiswa baru, perguruan tinggi kedinasan, D4 Pertanahan, survei pemetaan, tata ruang, ASN, seleksi taruna baru, pendidikan tinggi, Yogyakarta
Dok: Instagram/Patriot-muda.

Jakarta — Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Politeknik Agraria STPN resmi dibuka mulai 25 Mei hingga 18 Juni 2026. Kampus kedinasan di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tersebut kembali membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang pertanahan dan tata ruang.

Baca:CPNS 2026 di Jambi Terancam Nihil, Ini Fakta yang Terungkap

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SPTB STPN 2026. Kampus kedinasan yang berlokasi di Yogyakarta ini menjadi salah satu tujuan favorit calon mahasiswa baru karena menawarkan prospek kerja yang cukup luas, termasuk peluang mengikuti seleksi CPNS maupun PPPK di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Dalam penerimaan tahun 2026, STPN membuka beberapa program studi Diploma IV, yakni D4 Pertanahan, D4 Kebijakan dan Manajemen Pendaftaran Tanah, D4 Survei Pemetaan dan Informasi Pertanahan, serta D4 Manajemen Penataan Ruang dan Pertanahan. Program studi tersebut disiapkan untuk mencetak tenaga profesional di bidang agraria, tata ruang, dan pengukuran pertanahan.

Calon peserta yang ingin mendaftar diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi. Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat, serta memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Peserta juga wajib menyiapkan email aktif, dokumen identitas, pas foto, nilai rapor, ijazah atau surat keterangan lulus, serta dokumen pendukung lainnya untuk diunggah ke sistem pendaftaran online.

Selain itu, jurusan tertentu dari SMA maupun SMK yang relevan dengan bidang pertanahan dan tata ruang menjadi prioritas dalam seleksi penerimaan. Proses pendaftaran dimulai dengan membuat akun menggunakan email aktif, kemudian peserta melakukan pembayaran biaya pendaftaran melalui virtual account Bank BRI sebelum melengkapi seluruh data dan dokumen yang dibutuhkan.

Tahapan seleksi STPN 2026 dimulai dari pengumuman penerimaan pada 22 Mei 2026, dilanjutkan pendaftaran dan pembayaran hingga 18 Juni 2026. Setelah itu peserta akan mengikuti seleksi administrasi, Computer Based Test (CBT), tes kesehatan, kesamaptaan, hingga wawancara. Pengumuman kelulusan akhir dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli 2026.

Lulusan STPN memiliki peluang karier di berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintah, kantor notaris dan PPAT, perusahaan survei pemetaan, perusahaan properti, BUMN, hingga membuka Kantor Jasa Surveyor Berlisensi (KJSB). Karena prospek kerja yang cukup menjanjikan, persaingan masuk STPN setiap tahun terbilang cukup ketat.