lpkpkntb.com – Di tunjuknya HL Gita Ariadi sebagai PJ Gubernur oleh Presiden Jokowidodo sebuah jawaban soal sengakrut lahan Mandalika.
Hal tersebut sangat membuka peluang terselesaikannya persoalan lahan di KEK mandalikan yang sampai saat ini masih belum tuntas.
Karena beliau pernah menjadi Komisaris ITDC selama 7 tahun kurang lebih , jadi pasti hafal dan faham soal lahan yang ada di sana.
BACA JUGA;
RENUNGKAN! JANGAN SOMBONG, JANGAN BANGGA DENGAN FANA
Tidak hanya itu, proses proses yang sudah di laksanakan baik itu pembayaran dan pemberian kerohiman juga pada saat HL Gita Ariadi menjabat sebagai Komisaris.
Beliau sudah tahu betul apa yang akan di lakukan untuk menyelesaikan soal lahan Warga di KEK Mandalika jadi kita sangat menunggu pelantikan beliau sebagai PJ Gubernur dan memberikan kebijakan yang baik bagi warga pemilik.
BACA JUGA;
Viral! Detik-Detik Prabowo Subianto Umumkan Nama Cawapres yang Mendampingi Pada Pemilu 2024?
Tentu kami berharap setelah Miq Gita di lantik nanti agar memberikan skala prioritas penyelesaian lahan mandalika selain hal urgent lainnya .
Sebab, oktober mendatang perhelatan Moto GP akan berlangsung tentu sebagai PJ Gubernur kita mendukung event ini aman dan nyaman asalkan soal lahan juga segera di carikan penyelesaiannya.
BACA JUGA;
Pekan Depan Mendagri Lantik 10 PJ Gubernur Termasuk PJ Gubernur NTB?
Pada saat sanding data , Miq Gita memimpin rapat dan ikut mengaal proses tersebut harusnya saat ini sudah ada jawaban ITDC soal permintaan pemrprov tinggal beliau lanjutkan proses sanding data tersebut.
Kami khawatir jika Pemprov dan Pemda Loteng tidak mencari way out soal lahan warga ini event dunia moto GP akan terganggu oleh warga yang masih menguasai lahannya untuk melakukan aksi aksi dan mempertahankan hak haknya.
Kami juga minta MGPA dan ITDC jangan melakukan tindakan refresif dengan menghalang halangi warga menyampaikan pendapat dengan tulisan dan poster karena itu sama sekali tidak mengganggu keamanan.
Mereka melakukan protes hal biasa dan di lakukan di lahan mereka sendiri kalau ada poster spanduk atau sejenisnya ya karena mereka tidak bisa teriak pakai sound system jadi pakai alat bantu.
BACA JUGA;
Harapan kami, september 2023 ini sudah ada proses mediasi 100an warga pemilik yang belum selesai pembayarannya sebagai bagian dari proses penyelesaian.
Semua warga pemilik mendukung event yang di laksanakan di Mandalikan buktinya selama ini mereka tidak pernah mengganggu event tersebut malah ikut menjaga keamanan.
Jubir pejuang lahan madalika
M Samsul Qomar

