Idul Fitri 2026 di Bumi Gora NTB, Pesan Khatib Ini Jadi Paling Diingat di Tengah Ribuan Jamaah

Avatar of lpkpkntb
Idul Fitri 2026 di Bumi Gora NTB, Pesan Khatib Ini Jadi Paling Diingat di Tengah Ribuan Jamaah
Idul Fitri 2026 di Bumi Gora NTB, Pesan Khatib Ini Jadi Paling Diingat di Tengah Ribuan Jamaah

MATARAM – lpkpkntb.com – Ribuan umat Islam memadati Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat, untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Sabtu (21/3/2026).

Sejak pagi, jamaah mulai berdatangan dari berbagai wilayah di Kota Mataram dan sekitarnya dengan membawa perlengkapan ibadah, memenuhi area pelaksanaan sholat dengan tertib.

IMG20260321072046
Sambutan Gubernur NTB. Idul Fitri 2026 di Bumi Gora NTB.

Sebelum pelaksanaan Sholat Id dimulai, Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan sambutan di hadapan jamaah.

Ia menyebut Ramadan sebagai momentum penting untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial.

“Selama satu bulan penuh kita menjalani Ramadan, setiap detik bernilai doa dan terasa lebih dekat dengan langit. Ramadan menumbuhkan kesadaran, akhlak, serta empati kepada sesama,” ujarnya.

Menurutnya, nilai-nilai Ramadan harus terus dijaga setelah Idul Fitri, tidak hanya dalam hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ramadan mendidik kita menjadi manusia yang saleh secara pribadi, sekaligus saleh secara sosial,” kata Gubernur.

Pelaksanaan Sholat Id kemudian berlangsung khusyuk. Jamaah mengikuti rangkaian ibadah mulai dari takbir hingga khutbah dengan tertib.

Bertindak sebagai imam, Ustadz H. Ahyar Mukhsin, S.Q. memimpin sholat dengan bacaan ayat suci Al-Qur’an yang tartil.

Sementara itu, khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Prof. Dr. TGH. Adi Fadli, M.Ag. dengan tema “Kepulangan yang Fitrah: Mengetuk Kembali Pintu Maaf Orang Tua.”

Makna Idul fitri dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam khutbahnya, ia menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperbaiki hubungan dengan sesama, terutama orang tua.

Idul Fitri 2026 di Bumi Gora NTB, Pesan Khatib Ini Jadi Paling Diingat di Tengah Ribuan Jamaah
Khutbah Idul Fitri 2026. Oleh Prof. Dr. TGH. Adi Fadli, M.Ag.

Ia mengingatkan bahwa ridha Allah SWT sangat bergantung pada ridha kedua orang tua.

“Seringkali kita mudah meminta maaf kepada sesama, tetapi lupa kepada orang tua. Padahal di situlah letak keberkahan hidup,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Ramadan tercermin dari perubahan sikap setelahnya, termasuk dalam menjaga akhlak dan memperkuat hubungan sosial.

Sejumlah jamaah mengaku tersentuh dengan isi khutbah yang disampaikan.

“Pesannya sangat dalam. Kita diingatkan untuk lebih menghargai orang tua,” ujar salah seorang jamaah.

Usai pelaksanaan sholat, jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan.

Sementara itu, Gubernur bersama Wakil Gubernur NTB menggelar open house yang terbuka bagi masyarakat sebagai bagian dari tradisi Idul Fitri.

Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi titik awal untuk memperbaiki diri serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Ketua Umum LPKPK, Amirul S. Piola, S.H., M.H., atas nama keluarga besar LPKPK bersama jajaran jurnalis media LPKPK se-Indonesia mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.

Semoga Idul Fitri menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

(Abi)